Bolehkah kurban dengan uang hasil arisan atau julo-julo

📩 pertanyaan

Assalamualaikum..
Ustads/ustadzah ana mw tanya, apabila kita ada niat ingin kurban, tp uang ngk da, jd di bikin arisan sebanyak 7 org selama 1 tahun. Nah nanti lw uang terkumpul dibelikan satu ekor sapi, dan itu dilakukan bergiliran seperti julo2.
Apakah itu boleh ustads/ustadzah dan apa hukumnya.?

✅ Jawaban

✳ Al hamdulillah, wassholatu wassalamu ala rasulullah..

➡ Arisan apapun bentuknya dan ragamnya sebenarnya sama saja dengan berhutang, arisan adalah hutang dan di koordinasi menurut kesepakatan bbrp orang untuk satu kesepakatan tertentu misal uang atau barang, maka hukum arisan mengikuti hukum asalnya yaitu hukum berhutang.

✔ Hukum berhutang adalah boleh, walaupun ada hadits hadits ancaman bagi orang yg berhutang namun itu mengarah kpd mereka yg hutang namun tdk berniat untuk membayarnya dan ancaman bagi mereka yg mati namun masih memiliki hutang di antaranya adalah hutang akan membuat pelakunya tertahan tidak masuk surga sekalipun ia mati syahid..

🔴 Namun kebolehan berhutang dapat kita lihat pada surat al baqoroh ayat 282-283 yg di dalamnya secara panjang lebar mengupas tata cara bermuamalah dg bila tidak tunai (hutang) dan begitu juga rasulullah ketika meninggal dunia dalam keadaan menggadaikan pakaian besi nya kepada orang yahudi untuk menukar nya dg tepung gantung untuk nafkah pada keluarga beliau.

👉🏻 Juga kita dapat melihat pendapat para salaf dan ulama terdahulu dalam masalah ini

👤 Sufyan Ats Tsauri rahimahullah mengatakan, ”Dulu Abu Hatim pernah mencari utangan dan beliau pun menggiring unta untuk disembelih. Lalu dikatakan padanya, ”Apakah betul engkau mencari utangan dan telah menggiring unta untuk disembelih?” Abu Hatim menjawab, ”Aku telah mendengar firman Allah,
ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺧَﻴْﺮٌ
“Kamu akan memperoleh kebaikan yang banyak padanya.” (QS. Al Hajj: 36)” ( Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim , 5: 415).

🐄 Untuk masalah akikah, Imam Ahmad berkata,

ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﺎﻟﻜﺎً ﻣﺎ ﻳﻌﻖّ ﻓﺎﺳﺘﻘﺮﺽ ﺃﺭﺟﻮ ﺃﻥ ﻳﺨﻠﻒ ﺍﻟﻠّﻪ ﻋﻠﻴﻪ ؛ ﻷﻧّﻪ ﺃﺣﻴﺎ ﺳﻨّﺔ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠّﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ

“Jika seseorang tidak mampu aqiqah, maka hendaknya ia mencari utangan dan berharap Allah akan menolong melunasinya. Karena seperti ini akan menghidupkan ajaran Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam .” ( Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 30: 278). Untuk kurban pun berlaku demikian, bisa dengan berutang.
Walau ada bbrp ulama lainnya berbeda dalam fatwa nya semisal

👤 Syaikh Utsaimin bila lebih mendahulukan orang yg punya hutang untuk melunasi hutang nya terlebih dahulu drpd berkurban krn membayar hutang hukumnya wajib sedang dari sisi kedudukan ibadah qurban adalah sunnah muakadah.

📚 Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan: “Jika orang punya hutang maka selayaknya mendahulukan pelunasan hutang dari pada berqurban.” (Syarhul Mumti’ 7/455).

➡ Bahkan Beliau pernah ditanya tentang hukum orang yang tidak jadi qurban karena uangnya diserahkan kepada temannya yang sedang terlilit hutang, dan beliau jawab: “Jika di hadapkan dua permasalahan antara berqurban atau melunaskan hutang orang faqir maka lebih utama melunasi hutang, lebih-lebih jika orang yang sedang terlilit hutang tersebut adalah kerabat dekat.” ( Majmu’ Fatawa & Risalah Ibn Utsaimin 18/144)

‼ Namun dalam hal ini tidak ada yg perlu di pertentangkan.
Bila yg berhutang tersebut mempunyai kelapangan rizki dari sisi ada pendapatan yg tetap dan biarpun ia punya hutang jatuh tempo nya masih lama maka ia dapat berhutang untuk berkurban, namun apabila kehidupannya sulit, pas-pasan dan penghasilannya tdk menentu dan tdk ada sesuatu yg dpt di harapkan untuk menutupi hutang nya maka di sarankan dia tdk berhutang dlm kurbannya..

➡ Tentunya dalam hal arisan juga ada yg perlu di perhatikan,
🔵 1. misal kesepakatan arisan dalam bentuk uang saja. Sehingga bila pada waktu berkurban uang yg dapat giliran dan kurang maka ia menambahi nya untuk dapat membeli hewan kurban.

🔵 2. Bila yg mengumpulkan uang adalah anggota arisan maka tidak di perkenankan untuk mengambil kelebihan semisal uang operasional atau administrasi krn di khawatirkan akan jatuh pada riba. Apalagi ini arisan kurban yg merupakan ibadah.

🔵 3. Hendaknya setiap anggota arisan betul betul punya semangat tolong menolong dlm kebaikan dan tidak untuk bermain-main terlebih lagi ini adalah sesuatu yg di dalamnya ada Niatan ibadah yg baik dan mulia.

🕋 Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita untuk melaksanakan ibadah ibadah yg di dalamnya ada kesulitan dan perlu kesungguhan hati seperti ibadah kurban.

Wallahu’alam

Ustadz Mualif Ridwan, S.Pd.I
(Da’i Madina dan Pembina Grub SBSFI)
=======================
♨ SQUAD BROTHERS AND SISTERS FIQH ISLAM (SBSFI)♨
“Bersama Islam Bersahabat Sampai Ke Surga”

🗣 Join Us : Daftar#Nama#Asal Kota#Jenis Kelamin
📤 Send To SMS/WA :
Brother Leader (Laki-laki): 0857 6804 9196
Sister Leader (Perempuan) : 0857 5898 2115
OR :
🔊 join us : https://chat.whatsapp.com/G6TN6rkfrKYHCAlUNfxkrO
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: